Posts

Showing posts with the label Bahan Kuliah

kurikulum 2013 paud : STPPA (STANDAR TINGKAT PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ANAK)

Dalam penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini, kita harus mengacu pada Standar tingkat perkembangan anak (STPPA) yang merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi perkembangan anak. STPPA ini mencakup beberapa aspek yaitu aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial, emosional, dan seni. Secara rinci dalam garis besarnya aspek-aspek tersebut dijabarkan sebagai berikut : 1. Nilai Agama dan Moral Nilai dan moral agama yang ingin dicapai adalam mengenal agama yang dianut, penolong, sopan, hormat, sportif, mejaga kebersihan diri dan lingkungan, mengetahui hari besar agama, dan menghormati (toleransi) agama orang lain. 2. Fisik Motorik Fisik Motorik yang ingin dicapai pada anak adalah a. Motorik Kasar: memiliki gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur, seimbang, dan lincah dan mengikuti aturan. b. Motorik Halus: memiliki kemampuan menggunakan alat untuk eksplorasi dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk. c. Kesehatan dan Perilak...

kurikulum 2013 paud : INDONESIA HERITAGE FOUNDATION (IHF) - Full Materi Presentasi

Image
Indonesia Heritage Foundation (IHF)-Full-Materi - IHF mencoba membuat terobosan-terobosan baru bagaimana mewujudkan insan berkarakter mulia yang konsisten antara pikiran, hati, dan tindakan nyata (“ habit of the mind”, “habit of the heart”, dan “habit of the hands ”), yaitu melalui pengkajian, pengembangan, dan pendidikan 9 Pilar Karakter, serta pengembangan beberapa strategi pendidikan untuk menciptakan generasi kreatif dan berdaya pikir tinggi ( Higher Order Thinking Skills ). Dalam 14 tahun terakhir ini, IHF telah mengembangkan dan menjalankan beberapa program, di antaranya adalah: Pengembangan dan penerapan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK). Model PHBK memfokuskan pada pembentukan seluruh aspek dimensi manusia, sehingga dapat menjadi manusia yang berkarakter, kreatif, dan berdaya pikir tinggi. Program Semai Benih Bangsa (SBB) untuk masyarakat miskin, yaitu menerapkan model Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (ciptaan IHF) di TK/PAUD dan SD. Khusus untuk T...

kurikulum 2013 paud : KODE ETIK DAN ETIKA PENDIDIK PAUD

Image
Kode etik merupakan bagian dari perilaku dan pengetahuan yang sangat penting untuk diketahui, dipahami, dan diterapkan oleh seorang pendidik. Kode etik suatu profesi adalah norma-norma yang harus diindahkan oleh setiap anggota profesi di dalam melaksanakan tugas profesinya dan dalam hidupnya di masyarakat. Sehingga dengan kata lain, kode etik profesi memberi panduan pada individu-individu dengan profesi terkait, dalam hal ini pendidik, mengenai apa yang boleh mereka laksanakan atau larangan yang sebaiknya mereka hindari. Seorang guru akan mengetahui tentang aturan-aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam melaksanakan profesinya sebagai seorang guru. Tujuan merumuskan kode etik dalam suatu profesi adalah untuk kepentingan anggota dan kepentingan organisasi profesi itu sendiri. Keberadaan kode etik profesi pendidik bertujuan untuk : 1. Menjunjung tinggi martabat profesi 2. Menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota 3. Meningkatkan pengabdian para anggota profe...

kurikulum 2013 paud : PENGERTIAN KECERDASAN MAJEMUK DAN IMPLIKASINYA UNTUK PENDIDIKAN ANAK

Bunda..sebelum kita membahas lebih jauh tentang kecerdasan majemuk ( multiple intelligences )  dan implikasinya untuk pendidikan anak, terlebih dahulu kita ulang kembali tentang pengertian kecerdasan majemuk tersebut yaitu: Pengertian kecerdasan majemuk adalah pendekatan perkembangan dalam belajar yang ditandai anak tumbuh dan berkembang sebagai suatu keseluruhan, tidak hanya satu dimensi saja yang berkembang dalam suatu waktu tertentu atau sebaliknya tidak semua dimensi memiliki kecepatan perkembangan yang sama. Seorang ahli pendidikan yang terkenal ahli dalam pengkajian dan penelitian kecerdasan yaitu Howard Garner dari Harvard University, berpendapat bahwa tidak ada manusia yang tidak cerdas. Paradigma ini menentang teori dikotomi cerdas-tidak cerdas. Garner juga menentang anggapan "cerdas" dari sisi IQ ( intelectual quotien ), yang menurutnya hanya mengacu pada tiga jenis kecerdasan, yakni logiko-matematik, linguistik, dan spasial. Untuk selanjutnya, Howard Gardner, k...

kurikulum 2013 paud : PENGEMBANGAN TEMA DAN SUB TEMA PADA KURIKULUM PAUD

Image
Cara dan teknik pengembangan Tema dalam PAUD Dalam Pembuatan RKH atau RPP dari acuan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Di perlukan sebuah pengembangan tema. Banyak pertanyaan dari para Pendidik dan mahasiswa PAUD tentang Bagaimana sebetulnya pengembangan tema itu?. Pada intinya Sebuah tema dapat dikembangkan menjadi sub tema , sub- sub tema , pokok bahasan, dan seterusnya. Jika pertanyaannya seberapa luas sebuah tema dikembangkan? Jawabannya tergantung seberapa luas pendidik dapat memfasilitasi pengembangan tema untuk member pengalaman baru pada anak. Kemampuan dan ketersedian sumber daya di lembaga PAUD sendiri perlu juga dijadikan pertimbangan untuk mengembangkan tema yang cocok untuk kita gunakan. Nah berikut ini contoh tema dan sub tema yang dapat dikembangkan di lembaga PAUD A. Apa saja yang dapat dijadikan tema    Lembaga dapat mengembangkan tema sesuai dengan kebutuhan, situasi dan kondisi. Dalam buku panduan guru telah diberikan contoh tema y...

kurikulum 2013 paud : PENGERTIAN DAP (DEVELOPMENTALY APPROPRIATE PRACTICE) DALAM PAUD

Secara umum kegiatan pembelajaran di Pendidikan anak Usia dini (PAUD) seyogyangan mengacu pada suatu standar tertentu. Berbicara mengenai DAP di PAUD, banyak sekali pengertian mengenai DAP yang dikemukakan oleh berbagai ahli atau pakar pendidikan anak. Seorang ahli yang bernama Sue Bredekamp sebagai pencetus DAP mengatakan bahwa DAP bukan kurikulum, bukan merupakan suatu standar yang kaku yang mengharuskan suatu pembelajaran berlangsung, DAP adalah suatu kerangka kerja, sebuah filosofi atau pendekatan yang digunakan saat bekerja bersentuhan dengan anak. Tujuannya adalah memusatkan perhatian kita pada segala sesuatu yang kita ketahui tentang anak dan apa yang dapat kita pelajari tentang anak sebagai individu dan keluarga mereka sebagai dasar pengambilan keputusan. Sebagai individu yang unik harus dilihat bahwa setiap anak adalah istimewa yang memiliki gaya belajar, minat, kepribadian, tempramen, kemampuan dan ketidakmampuan, tantangan dan kesulitan yang berbeda dari masing-masing an...

kurikulum 2013 paud : INILAH PETINGNYA PENGEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK USIA DINI

Kita tentunya masih ingat Pandang Piaget tentang kognitif dan kognisi bahwa perkembangan kognitif bukan hanya hasil kematangan organisme, bukan pula pengaruh lingkungan saja, melainkan interaksi antara keduanya. Dalam pandangan Pieget ini organisme aktif mengadakan hubungan dengan lingkungan. Perbuatan atau lebih jelas lagi penyesuaian terhadap objek-objek yang ada di lingkungannya, yang merupakan proses interaksi yang dinamis inilah yang disebut kognisi pada anak usia dini.     Pada dasarnya pengembangan kognitif dimaksudkan agar anak mampu melakukan eksplorasi terhadap dunia sekitar melalui pancaindranya sehingga dengan pengetahuan yang didapatnya tersebut anak akan dapat melangsungkan hidupnya dan menjadi manusia yang utuh sesuai dengan kodratnya sebagai makhluk Tuhan yang harus memberdayakan apa yang ada di dunia uni untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Proses kognisi meliputi berbagai aspek, seperti persepsi, ingatan, pikiran, simbol, penalaran dan pem...

kurikulum 2013 paud : CARA PENGELOLAAN KELAS MENURUT KURIKULUM 2013 PAUD

Image
Bunda, pengelola dan pendidik di lembaga-lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus menyadari bahwa pengelolaan kelas merupakan salah satu hal terpenting dalam proses kegiatan di Lembaga PAUD kita, kelancaran proses pembelajaran juga sangat tergantung pada kondisi dan pengelolaan kelas yang dilakukan. Berikut ini ringkasan tentang cara atau prinsip-prinsip dalam pengelolaan kelas menurut kurikulum 2013 PAUD yang harus kita perhatikan: Pengertian pengelolaan Kelas: Pengelolaan kelas adalah Serangkaian langkah kegiatan pengelolaan kelas agar proses pembelajaran berlangsung efektif dan efesien. Prinsip-prinsip Penataan Kelas: Aman Nyaman Ruang bereksplorasi berinteraksi dengan  lingkungannya Sesuai dengan tahapan perkembangan anak Memperhatikan karakteristik anak, kemampuan anak,latar belakang keluarga, lingkungan bermain dan budaya setempat. Mendukung kegiatan main sendiri, kelompok kecil, dan kelompok besar Mengembangkan kemandirian. Mengembangkan kepercayaan diri ...